Mobilinanews (Paraguay) - Tim Toyota Gazoo Racing World Rally (TGR-WRT) siap menghadapi tantangan baru saat FIA World Rally Championship (WRC) untuk pertama kalinya menyambangi Paraguay pada 28-31 Agustus sebagai putaran ke-10.
Reli del Paraguay menjadi pembuka dari dua seri beruntun di lintasan tanah Amerika Selatan, sebelum para pembalap dan mobil mereka menyeberangi Pegunungan Andes untuk melanjutkan perjuangan di Reli Chile dua minggu kemudian.
Setelah mencatat hasil spektakuler dengan finis di posisi 1-2-3-4-5 di kampung halaman mereka pada Reli Finlandia, TGR-WRT membawa lima mobil Toyota GR Yaris Rally1 mereka ke Amerika Selatan.
Armada ini kembali mengenakan seragam hitam khas mereka, setelah sebelumnya menggunakan skema warna perak saat seri Eropa. Dengan lima seri tersisa di musim 2025, tim ini memimpin klasemen konstruktor dengan selisih 87 poin.

Elfyn Evans - TGR-WRT (Foto: Toyota)
Persaingan ketat terjadi di klasemen pembalap, di mana tiga pembalap TGR-WRT memimpin perolehan poin. Elfyn Evans kembali memuncaki klasemen, hanya terpaut tiga poin dari Kalle Rovanperä yang baru saja meraih kemenangan di Finlandia.
Sementara itu, Sébastien Ogier berada di posisi ketiga, hanya selisih 10 poin di belakang Evans, dengan perolehan poin yang sama dengan pembalap tim Hyundai, Ott Tänak.
Ketiga pembalap utama ini akan berjuang untuk poin konstruktor, didukung oleh Takamoto Katsuta yang baru saja meraih posisi kedua di Finlandia. Sami Pajari juga akan ikut serta di dua reli berikutnya, meskipun mobilnya tetap terdaftar di bawah bendera TGR-WRT2.
"Reli Finlandia adalah hasil yang luar biasa bagi kami dan performa yang kuat dari para pembalap kami, memberikan kepercayaan diri yang baik bagi seluruh tim saat memasuki bagian akhir musim," kata Juha Kankkunen, Deputi Kepala Tim TGR-WRT, Selasa (26/8/).
"Dalam kejuaraan pembalap, persaingan masih sangat ketat dan seru. Hanya 13 poin yang memisahkan empat pembalap teratas, dengan Elfyn, Kalle, dan Seb, kami memiliki tiga pesaing yang sangat kuat,” sambungnya.

Sebastien Ogier - TGR-WRT (Foto: Toyota)
Strategi Adaptasi Jadi Kunci
Reli akan dimulai dengan upacara pada Kamis malam, dilanjutkan dengan etape pembuka pada Jumat yang mencakup 140,9 kilometer lintasan kompetitif dalam dua putaran empat etape. Para pembalap mengakui bahwa tantangan terbesar adalah beradaptasi dengan kondisi yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
"Selalu menjadi tantangan besar untuk mempersiapkan diri menghadapi reli baru. Kami harus menunggu sampai survei lintasan untuk benar-benar melihat kondisi seperti apa yang ada, dan berusaha untuk menyesuaikan mobil sebaik mungkin," ujar Elfyn Evans.
Begitu pula, Sébastien Ogier, yang dikenal piawai dalam beradaptasi, "Saya selalu menikmati tantangan reli baru seperti di Paraguay ini, semua orang akan memulai dari nol, membuat catatan kecepatan baru, dan perlu beradaptasi secepat mungkin,” ucapnya.
Dengan semangat kompetitif yang tinggi dan tantangan yang tak terduga, Reli del Paraguay menjanjikan tontonan yang mendebarkan bagi para penggemar WRC.