Tepat Sebulan Pasca-Munas Yogyakarta, Teka-Teki Susunan Pengurus IMI Pusat Era Moreno Soeprapto Bikin Penasaran

Senin, 20/10/2025 16:32 WIB
bagas


Moreno Soeprapto, Ketum IMI Pusat 2025-2030 (Foto: IMI)
Moreno Soeprapto, Ketum IMI Pusat 2025-2030 (Foto: IMI)

Mobilinanews (Jakarta) - Genap satu bulan sejak Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) ke-X di Yogyakarta yang mengukuhkan Moreno Soeprapto sebagai Ketua Umum IMI periode 2025-2030, publik otomotif nasional masih menanti-nanti pengumuman resmi susunan kepengurusan baru.

Batas waktu yang dinantikan kian mendesak, dan belum adanya rilis resmi hingga berita ini diturunkan pada Senin, 20 Oktober 2025, memicu spekulasi hangat di kalangan pegiat dan komunitas otomotif.

Moreno Soeprapto, mantan pembalap nasional yang terpilih secara aklamasi itu diharapkan segera merampungkan dan mengumumkan kabinetnya. Penantian ini bukan tanpa alasan, sebab susunan pengurus pusat IMI akan menjadi penentu arah kebijakan dan geliat olahraga serta mobilitas otomotif di Tanah Air untuk lima tahun ke depan.

"Kabinet" Otomotif Moreno Jadi Bahan Obrolan

Keterlambatan pengumuman ini justru semakin menyuburkan "gosip" dan bocoran nama-nama potensial yang beredar di balik layar. Beberapa nama yang santer dikabarkan akan mengisi pos-pos strategis, membawa angin segar dan kombinasi pengalaman dari berbagai latar belakang.

Seperti Ananda Mikola yang disebut-sebut akan menduduki posisi strategis sebagai Wakil Ketua Umum Olahraga, dengan fokus unik menggabungkan koordinasi antara roda empat dan roda dua. Pengalaman Ananda di dunia balap mobil nasional dan internasional menjadikannya kandidat kuat.

Di sektor Organisasi, nama John Lubis, tokoh senior IMI dari Sumatera Utara, disebut-sebut akan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Organisasi. Masuknya tokoh daerah dinilai sebagai langkah serius dalam memperkuat struktur IMI hingga ke tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dua nama yang tak asing di dunia otomotif, Lola Moenek dan Anthony Sarwono, juga dikabarkan akan kembali berperan aktif dalam mengurus bidang Olahraga. Keduanya dikenal memiliki rekam jejak yang solid dalam penyelenggaraan dan regulasi balap.

Penguatan struktur organisasi juga menyentuh kearifan lokal. Ketua IMI Sumatera Barat, Nastan Oktavian juga dikabarkan masuk dalam kepengurusan pusat, menandakan konsolidasi yang merata dari daerah.

Untuk disiplin balap motor spesifik, nama Frans Tanujaya mencuat sebagai sosok yang akan bertanggung jawab mengurus cabang Motocross. Kehadiran Frans diharapkan mampu mendongkrak prestasi dan event motocross nasional.

Meskipun daftar di atas masih berada di ranah spekulasi dan belum dikonfirmasi resmi oleh pihak IMI Pusat, peredaran nama-nama tersebut menunjukkan betapa besar harapan komunitas terhadap kepengurusan baru.

Para pegiat otomotif berharap susunan pengurus yang akan datang tidak hanya visioner, tetapi juga mampu mengakselerasi program-program IMI, termasuk persiapan event internasional dan pembinaan atlet muda.

Hingga batas waktu yang dinantikan, bola panas penentuan kepengurusan kini berada di tangan Moreno Soeprapto. Publik menanti, apakah spekulasi ini akan terbukti benar, ataukah Moreno akan menghadirkan kejutan lain dalam "kabinet" otomotifnya. Kepastian ini sangat penting untuk segera memulai langkah kerja IMI periode 2025-2030.

Tag

Terpopuler

Terkini