Ducati MX Team Indonesia Rajai Podium di Motocross GTX Championship Kalimantan

Kamis, 18/12/2025 22:31 WIB
bagas


Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)
Ducati MX Team Indonesia (Foto: Ducati Indonesia)

Mobilinanews (Binuang) - Debu beterbangan dan raungan mesin Desmo450 MX memecah keheningan sirkuit saat gelaran Sunday Race Motocross GTX Championship memasuki babak penentuan.

Setelah persaingan sengit yang menguras energi pada hari sebelumnya, babak final ini menjadi panggung pembuktian bagi dua ksatria Ducati MX Team Indonesia, Diva Ismayana dan Hilman Maksum, untuk memperebutkan takhta tertinggi di podium.

Sejak bendera start dikibarkan, atmosfer kompetisi langsung memanas. Diva Ismayana, yang turun dengan nomor lambung #26, tampil dengan ketenangan luar biasa. Berbeda dengan gaya agresif yang biasa terlihat, Diva kali ini memilih pendekatan yang lebih taktis. 

Ia berhasil menjaga ritme balapan dengan sangat stabil, seolah setiap tikungan dan gundukan tanah telah berada dalam kendalinya. Strategi yang lebih rileks ini membuatnya mengamankan posisi terdepan hingga menyentuh garis finis di urutan pertama.

“Pada balapan kedua ini, saya memilih menerapkan strategi yang lebih santai. Alih-alih memaksakan diri seperti sebelumnya, saya mencoba menikmati jalannya balapan tanpa terlalu banyak tekanan,” ucapnya, mengutip keterangannya, Kamis (18/12/2025).

“Dengan pendekatan yang lebih relax dan enjoy, saya bisa menjaga ritme dan fokus. Hasilnya, performa saya terasa lebih stabil dari awal hingga akhir, seolah setiap keputusan di lintasan dapat diambil dengan lebih tenang dan terukur,” tambahnya.

Keberhasilan Diva disempurnakan oleh rekan setimnya, Hilman Maksum. Pembalap bernomor #24 ini juga berhasil menunjukkan progres yang signifikan dibandingkan performanya di hari Sabtu.

Dengan catatan waktu terbaik mencapai 1 menit 34 detik, Hilman melakukan lonjakan performa setelah tim mekanik melakukan penyetelan ulang, tepatnya pada suspensi belakang motor Ducati Desmo450 MX miliknya.

Perubahan teknis tersebut memberikan kenyamanan ekstra yang memungkinkannya melakukan push sejak awal balapan, hingga akhirnya sukses memperbaiki posisi dari podium ketiga menjadi podium kedua

“Kami melakukan penyetelan ulang pada suspensi belakang, dan Alhamdulillah hasilnya terasa jauh lebih nyaman serta memberikan peningkatan performa dan membantu saya menjaga kecepatan dan berhasil naik 1 posisi dari podium tiga ke podium dua,” terang Hilman.

Keberhasilan menyapu bersih dua posisi teratas ini merupakan pencapaian luar biasa mengingat kendala fisik dan logistik yang membayangi tim. Team Manager Johny Pranata mengungkapkan bahwa para pembalap sebenarnya tidak dalam kondisi bugar 100%. 

Kelelahan akibat perjalanan panjang dari Bali ke Kalimantan Selatan, ditambah minimnya waktu latihan, menjadi tantangan berat yang harus dihadapi. Namun, dedikasi tinggi dari kru mekanik yang bekerja kilat mempersiapkan motor di lokasi baru terbayar lunas.

“Balapan pertama pada hari Sabtu tidak berjalan maksimal karena kondisi fisik mereka menurun setelah perjalanan panjang. Namun, berbekal semangat dan motivasi tinggi, mereka tetap mampu menunjukkan performa baik di lintasan,” ungkap Johny.

“Terlebih, waktu yang tersedia untuk berlatih sangat minim karena baru saja tampil di Bali pada minggu sebelumnya, dan sesaat setelah bertolak ke Kalimantan Selatan. Meski penuh keterbatasan, mereka tetap menunjukkan performa yang kompetitif,” tambahnya.

Kendati demikian, meski merayakan kemenangan manis di Kalimantan, tim Ducati tidak lantas berpuas diri. Hasil gemilang ini justru menjadi bahan evaluasi untuk mempertajam performa pembalap di masa depan.

Dengan modal konsistensi yang terjaga, Ducati MX Team Indonesia kini mulai menatap cakrawala yang lebih luas, dengan target besar untuk membawa merah-putih bersaing di kejuaraan tingkat Asia pada tahun mendatang.

Tag

Terpopuler

Terkini