MotoGP: Jajal YZR-M1, Bos Pramac Yamaha Sebut Pembalap Muda Ini Jadi Titisan Valentino Rossi!

Sabtu, 20/12/2025 11:07 WIB
bagas


Izan Guevara Saat Jajal YZR-M1 2025 (Foto: Yamaha)
Izan Guevara Saat Jajal YZR-M1 2025 (Foto: Yamaha)

Mobilinanews (Spanyol) - Sinyal regenerasi di kelas utama MotoGP mulai menyala terang. Bos tim Pramac Yamaha, Gino Borsoi, secara terbuka melontarkan pujian tinggi bagi talenta muda asal Spanyol, Izan Guevara, setelah tes perdananya di atas motor Yamaha YZR-M1.

Meski baru sebatas uji coba singkat, adaptasi kilat Guevara di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, dianggap sebagai bukti sahih bahwa ia adalah kandidat kuat pengisi kursi kelas utama pada musim 2027.

Dalam sesi uji coba yang menjadi hadiah atas kemenangan perdananya di Moto2 Valencia musim lalu, Borsoi menyebut bahwa Guevara memiliki kemampuan langka dalam memahami mekanika motor prototipe yang sangat kompleks.

“Dia menjalani tes yang luar biasa. Hanya dalam beberapa lap, levelnya sudah setara dengan pembalap MotoGP lainnya,” ungkap Borsoi mengutip kanal resmi Yamaha, Sabtu (20/12/2025).

Menurut Borsoi, kelebihan utama pembalap berusia 21 tahun ini bukan sekadar kecepatan, melainkan kecerdasan dalam menentukan arah pengembangan motor dalam waktu singkat, sebuah atribut yang biasanya hanya dimiliki oleh pembalap veteran.

Nama Izan Guevara sebenarnya sudah lama masuk dalam radar pengamat balap dunia. Karirnya di kelas junior hampir tanpa celah mulai dari Juara European Talent Cup 2019, Juara FIM CEV Moto3 Junior World Championship 2023 dan Juara Dunia Moto3 2022.

Meski sempat mengalami masa transisi yang sulit di awal kelas Moto2 pada 2023, performa Guevara melonjak tajam pada paruh kedua musim 2024. Kepindahannya ke Pramac Yamaha musim ini pun dipandang sebagai langkah strategis menuju gerbang MotoGP.

Salah satu poin paling menarik dari pernyataan Borsoi adalah perbandingannya yang berani antara Guevara dengan legenda hidup Valentino Rossi. Borsoi mengaku melihat aura dan gairah yang sama dalam diri pemuda Spanyol tersebut.

“Dia punya bakat yang brutal. Cara dia hidup di paddock, keceriaannya, hingga ambisinya untuk menang, saya pikir dia benar-benar seperti salinan Valentino (Rossi). Saya berharap ini menjadi kunci baginya untuk melangkah ke MotoGP pada 2027,” tegas Borsoi.

Dalam tes tersebut, Guevara menggunakan motor milik pembalap utama, Jack Miller yang sekaligus didampingi langsung oleh kru teknis Miller untuk memahami kompleksitas elektronik dan mekanis motor MotoGP.

Guevara pun menyoroti betapa halusnya pengendalian YZR-M1 di tikungan, meski memiliki tenaga yang jauh melampaui motor Moto2 yang biasa ia tunggangi. Namun, ia hanya membutuhkan sekitar 10 putaran untuk membuat tim teknis Yamaha terpana.

"Tenaga motor ini luar biasa. Saya benar-benar terkejut dengan akselerasinya. Bahkan sebelum mengganti gigi, saya bisa merasakan tenaganya terus mengisi, sungguh mengesankan," ujar Guevara dengan antusias.

Dengan demikian, masa depan Guevara kini tampak semakin jelas. Dengan kontrak pembalap senior Jack Miller di Pramac Yamaha yang akan berakhir pada penghujung 2026, tersedia satu slot kosong yang diprediksi akan menjadi milik Guevara.

Tag

Terpopuler

Terkini