Mobilinanews (Jakarta) - Berita mengenai promosi Arvid Lindblad ke ajang Formula 1 (F1) musim 2026 mengguncang jagat balap motor internasional. Pembalap berusia 18 tahun ini resmi akan memperkuat tim Visa Cash App RB (VCARB) sebagai rekan setim Liam Lawson.
Langkah besar ini menandai keberhasilan Red Bull Junior Team dalam melahirkan talenta baru yang siap bersaing di kasta tertinggi otomotif dunia, menggantikan posisi Isack Hadjar yang naik kelas ke tim utama Red Bull Racing.
Perjalanan Lindblad menuju F1 tergolong sangat cepat, bahkan bisa disebut sebagai "jalur ekspres". Memulai debut di kategori single-seater pada tahun 2022, pembalap berdarah Inggris-Swedia ini hanya membutuhkan waktu tiga tahun untuk menembus grid utama F1.

Prestasi gemilangnya mulai terlihat jelas saat ia mendominasi ajang Formula 3 musim 2024, di mana ia mencatatkan sejarah sebagai pembalap pertama yang berhasil memenangkan Sprint dan Feature Race dalam satu akhir pekan yang sama di Sirkuit Silverstone.
Di level Formula 2 (F2) musim 2025 kemarin, Lindblad terus membuktikan kapasitasnya sebagai "pemecah rekor". Ia tercatat sebagai pemenang balapan termuda dalam sejarah F2 setelah mengunci kemenangan di Jeddah pada usia 17 tahun.
Meskipun musim debutnya di F2 diwarnai dengan persaingan yang sangat ketat, konsistensi dan kecepatan yang ia tunjukkan cukup meyakinkan Dr. Helmut Marko dan manajemen Red Bull bahwa ia adalah sosok yang tepat untuk mengisi kursi VCARB di masa depan.
Salah satu aspek yang paling menarik dari perjalanan karirnya adalah janji masa kecilnya. Dimana, saat ia masih berlaga di kejuaraan karting, ia sempat menghampiri Lando Norris dan menyatakan akan bergabung dengannya di grid F1 dalam waktu lima tahun.
Hal itu pun tentu sangat membanggakan. Janji tersebut terbukti bukan sekadar bualan belaka, karena di musim 2026 nanti, keduanya akan benar-benar bersaing sebagai sesama pembalap profesional di lintasan yang sama.

Menjelang debutnya, Lindblad telah menjalani berbagai persiapan intensif, termasuk partisipasi dalam sesi latihan bebas (FP1) bersama Red Bull Racing di Silverstone dan Meksiko, serta melahap 139 lap pada tes pasca-musim di Abu Dhabi.
Catatan waktunya yang hanya terpaut tipis dari pembalap senior memberikan sinyal kuat bahwa ia tidak hanya datang sebagai pelengkap, melainkan seorang pemuda yang siap memberikan tekanan untuk berebut podium.
Kendati demikian, dengan nomor mobil 41 yang telah dipilihnya, Arvid Lindblad siap mengukir sejarah baru sebagai satu-satunya rookie di grid F1 2026 dan menjadi simbol regenerasi pembalap berbakat di era baru Formula 1.