mobilinanews (China) - Di GP Australia lalu Max Verstappen start ke-20 dan finish P6. Artinya ia punya speed dan rasa nyaman. Bagaimana di GP China pekan ini?
Bicara pada media di Sirkuit Shanghai, Kamis (12/3), Verstappen bilang untuk saat ini mobil timnya tak akan sanggup melawan besutan tim Mercedes dan Ferrari yang memborong 4 posisi finish terdepan seri Australia.
Menyebut potensi mobilnya maaih sangat besar untuk dikembangkan, tapi belum pada saat ini karena gap dengan Mercedes dan Ferrari masih sangat besar.
"Kalaupun saya misalnya memulai balapan dari posisi start sedikit di depan maka saya pikir yang terbaik yang bisa dilakukan adalah satu posisi lebih tinggi (5 Besar). Karena kami tidak memiliki kecepatan seperti empat mobil teratas," kata Verstappen yang dikalahkan pembalap Mercedes George Russell sejauh 54,6 detik dengan durasi balap 58 laps, dan dengan Ferrari kalah kisaran 38 detik.
Karena itu di China pekan ini, baik di sesi sprint race maupun main race, juara dunia F1 4 kali itu pesimistis bisa bersaing dengan Mercedes dan Ferrari. Yang realisitis ia kejar adalah memperpendek jarak agar tidak setelak di Australia.
Tentu saja ia tak senang dengan situasi itu, namun bertekad tetap bahu-membahu dengan tim mengembangkan mobil sesuai dengan regulasi baru, meskipun ia salah satu pembalap yang gencar mengkritik regulasi lansiran FIA ini. Mobil F1 saat ini, cela Verstappen, mirip mobil balap Firmula E. Tak lagi mengandalkan kemampuan alami pembalap di balik kemudi tetapi lebih ditentukan oleh kemampuan memenej baterai mobil yang dalam peraturan sekarang menjadi penyuplai 50% energi mobil dan 50% lainnya bahan bakar seperti biasa.
"Saya tak mendapat kenikmatan mengemudikan mobil ini. Tapi, saya tak akan meninggalkan F1 seperti dispekulasikan. Saya bisa menikmati adrenalin balapan lainnya di kancah GT3."
Ia berharap masih bisa bersenang-senang dengan mobil F1 nantinya. Untuk itu ia pun sudah berdiskusi dengan FIA dan petinggi F1 untuk perubahan yang memungkinkan.
"Saya tak akan pergi dari F1 karena regulasi saat ini. Saya hanya ingin menikmati balapan yang menyenangkan. Dan, itu saat ini bisa saya dapatkan di Nordschleife (balap ketahanan di Sirkuit Nurburgring). Saya berharap berikutnya bisa juga mengikuti Spa [24 Hours], dan mudah-mudahan di Le Mans 24H juga," tandas Verstappen yang punya masa kontrak hingga 2028 di Red Bull namun punya klausul boleh keluar jika tak lagi merasa nyaman di atas mobilnya. (r)