mobilinanews (Jakarta) – Dreame Technology, yang sebelumnya dikenal luas melalui jajaran perangkat rumah tangga pintar dan perawatan pribadi (personal care) sejak tahun 2017, kini mengambil langkah berani dengan melangkah ke industri otomotif. Dalam peluncuran global bertajuk “Dreame Next” di Silicon Valley, mereka resmi memperkenalkan Nebula Next 01 Jet Edition, sebuah supercar yang dirancang untuk menantang performa hypercar legendaris seperti Bugatti Chiron.
Spesifikasi Teknis dan Performa
Berikut adalah ringkasan spesifikasi utama yang diusung oleh Nebula Next 01 Jet Edition:
Parameter TeknisSpesifikasi & Performa
Akselerasi 0–100 km/jam0,9 detik
Sistem PenggerakDual Solid Rocket Booster
Dorongan Maksimum100 kilonewton
Waktu Respons Booster150 milidetik
Teknologi BateraiAll-Solid-State berbasis sulfida
Kepadatan Energi>450 Wh/kg
Daya Jelajah>550 km (Standar CLTC)
Sistem KemudiFull Steer-by-wire
Adaptasi Teknologi Dirgantara untuk Penggunaan Sipil
Sorotan utama dari Nebula Next 01 Jet Edition tentu terletak pada sektor penggeraknya. Dreame mengadopsi teknologi dual solid rocket booster hasil pengembangan khusus yang diadaptasi dari teknologi kelas dirgantara.
Sistem ini menghasilkan dorongan masif dengan respons yang sangat instan. Berdasarkan keterangan teknisi Dreame yang dikutip Autohome, dorongan maksimum mencapai 100 kilonewton dengan waktu respons hanya 150 milidetik. Meski menghadirkan performa ekstrem, Dreame menjamin aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama melalui integrasi kontrol elektronik presisi tinggi.
Inovasi Penyimpanan Energi dan Pengendalian
Dari sektor penyimpanan energi, mobil ini menggunakan baterai all-solid-state berbasis sulfida. Dengan kepadatan energi lebih dari 450 Wh/kg, teknologi ini menawarkan efisiensi yang jauh lebih unggul dibandingkan baterai lithium konvensional, sekaligus memberikan peningkatan aspek keamanan saat pengisian daya. Saat ini, baterai tersebut masih dalam tahap persiapan menuju produksi massal.
Untuk sektor pengendalian, Nebula Next 01 Jet Edition meninggalkan sistem mekanis dan beralih ke arsitektur full steer-by-wire. Sistem ini mendukung 14 derajat kebebasan dengan kontrol kooperatif non-linear dan waktu respons di bawah 1 milidetik. Hasilnya, mobil ini mampu melakukan manuver kompleks seperti parkir lateral, pivot turn, hingga mempertahankan stabilitas kendaraan secara otomatis apabila terjadi situasi darurat seperti pecah ban.
Integrasi Teknologi Cerdas dan Model Bahasa Besar
Untuk melengkapi kecanggihan teknisnya, Dreame menyematkan arsitektur tiga sistem berbasis model VLA (Vision-Language-Action). Teknologi ini menggabungkan kemampuan memahami lingkungan sekitar secara real-time, pembelajaran mandiri, hingga kolaborasi intuitif antara pengemudi dan mesin.
Sistem cerdas ini telah diuji dalam berbagai kondisi lingkungan yang menantang, mulai dari kabut tebal, jalanan pegunungan yang curam, hingga area konstruksi, guna memastikan kendaraan tetap aman dan terkendali dalam kecepatan tinggi.