Mobilinanews (Prancis) - Sirkuit legendaris Le Mans, Prancis kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu lintasan paling menantang dalam kalender balap dunia, baik dari segi struktur maupun cuaca di sekitarnya.
Dalam gelaran seri putaran kelima Moto3 2026 Prancis yang berlangsung dalam kondisi lintasan basah yang ekstrim, pembalap muda talenta Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencatatkan hasil gemilang dengan finis di posisi keempat (P4).
Keberhasilan ini diraih melalui perjuangan dramatis yang penuh dengan aksi comeback luar biasa. Memulai balapan dari posisi keenam, Veda sebenarnya memiliki modal yang cukup kuat untuk langsung bersaing memperebutkan podium.
Namun, kekacauan khas wet race langsung menyapa para rider sejak putaran-putaran awal. Drama kecelakaan beruntun terjadi di beberapa tikungan ikonik Le Mans, memaksa banyak pembalap bertumbangan.

Bahkan, Veda sendiri juga tidak luput dari kemelut tersebut, meski berhasil menghindari kontak fatal, ia harus melebar demi keselamatan yang membuatnya tercecer jauh hingga ke posisi ke-14.
Kondisi lintasan yang licin benar-benar menjadi ujian ketahanan mental dan fisik. Sepanjang 13 laps, dari total 26 pembalap yang memulai balapan, hanya tersisa 18 rider yang mampu bertahan hingga garis finis.
Di tengah rontoknya para pesaing, Veda justru menunjukkan kematangan balap yang luar biasa. Alih-alih terbawa suasana emosional, ia perlahan namun pasti membangun ritme kecepatannya kembali.
Dengan konsistensi waktu lap yang tajam, pembalap bernomor motor kebanggaannya ini mulai melewati satu per satu pembalap di depannya. Memasuki fase akhir balapan, Veda sudah kembali masuk ke dalam grup elit di barisan depan.
Rider CFMoto Aspar Team, Maximo Quiles tampil dominan dan tak terkejar untuk mengamankan podium pertama, disusul oleh Adrian Fernandez dari tim Leopard Racing yang tampil solid di posisi kedua.

Sementara itu, pertarungan paling sengit justru terjadi dalam perebutan tempat ketiga. Veda yang membela Honda Team Asia terus menekan dan memangkas jarak secara signifikan terhadap Matteo Bertelle dari tim Level Up - MTA yang berada tepat di depannya.
Sayangnya, meski memiliki kecepatan yang lebih unggul di sektor terakhir, jarak yang sempat tercipta di awal balapan terlalu lebar untuk ditutup sepenuhnya. Veda akhirnya harus puas melintasi garis finis di posisi keempat.
Meskipun gagal membawa pulang trofi, keberhasilannya merangkak naik sepuluh posisi dalam kondisi lintasan yang sangat berisiko membuktikan bahwa ia adalah ancaman serius bagi para pembalap papan atas Moto3 musim 2026.
Hasil di GP Prancis ini menjadi bukti nyata bahwa Veda Ega Pratama memiliki mentalitas baja. Publik Indonesia kini menaruh harapan tinggi pada seri-seri berikutnya, menanti momen saat sang "Wonderkid" akhirnya berdiri di atas podium tertinggi.
Berikut Hasil 10 Besar Race Moto3 2026 Prancis