Pernah Mengaspal di Sentul! Motor Valentino Rossi Aprilia RS125R 1996 Resmi Dilelang

Kamis, 07/05/2026 14:28 WIB
bagas


Aprilia RS125R 1996 Valentino Rossi (Foto: RM Sotheby’s)
Aprilia RS125R 1996 Valentino Rossi (Foto: RM Sotheby’s)

Mobilinanews (Canada) - Dunia otomotif dan kolektor balap internasional baru-baru ini digemparkan oleh kemunculan salah satu artefak paling berharga dalam sejarah MotoGP, ajang balap motor paling bergengsi di dunia. 

Sebuah motor balap yang menjadi saksi bisu lahirnya seorang legenda, Aprilia RS125R tahun 1996, kini resmi masuk ke pasar lelang melalui RM Sotheby’s.

Motor ini adalah tunggangan yang membawa Valentino Rossi memulai debut profesionalnya di kelas 125cc, sebuah era di mana sosok yang kelak dijuluki "The Doctor" itu mulai membangun reputasi yang akan mengubah wajah dunia balap motor selamanya.

Bagi penggemar balap di Indonesia, Aprilia RS125R 1996 ini memiliki ikatan emosional yang sangat kuat dan tidak terlupakan. Tepat pada tanggal 7 April 1996, Sirkuit Sentul di Bogor menjadi saksi sejarah saat seri Grand Prix Indonesia digelar.

Di lintasan aspal kebanggaan tanah air itulah, Valentino Rossi yang saat itu masih berusia 17 tahun tampil memukau dengan gaya balapnya yang agresif, penuh nyali dan penuh strategi dalam menghadapi berbagai kompetitornya yang keras.

Meskipun itu adalah musim pertamanya di kejuaraan dunia, motor dengan livery kuning-biru yang ikonik ini menunjukkan potensi besar saat melahap tikungan-tikungan tajam Sentul di bawah terik matahari tropis.

Balapan di Indonesia tersebut menjadi bagian integral dari fondasi kejayaan Rossi, mengingatkan publik bahwa perjalanan sang juara dunia sembilan kali ini pernah melewati masa-masa krusial di sirkuit kebanggaan masyarakat Indonesia.

Secara teknis, Aprilia RS125R 1996 merupakan puncak rekayasa mekanis untuk kelas ringan pada masanya. Jantung pacunya mengandalkan mesin 1-silinder dua tak berkapasitas 124,8 cc yang mampu menghasilkan tenaga yang responsif di putaran atas.

Karakteristik khas motor GP 125cc yang menuntut teknik tinggi dalam pengendalian throttle, penggunaan sistem katup rotari dan karburator Dell’Orto berdiameter besar memastikan pasokan bahan bakar yang optimal untuk mencapai kecepatan maksimal di lintasan lurus.

Rangka motor ini merupakan mahakarya tersendiri, menggunakan konstruksi aluminium twin-spar yang sangat ringan namun kaku, memberikan stabilitas luar biasa saat menikung dengan kemiringan ekstrem. 

Suspensi depan menggunakan garpu teleskopik terbalik atau upside-down dari Ohlins, sementara di bagian belakang terdapat monoshock yang bekerja sama dengan swingarm aluminium asimetris untuk menjaga traksi roda belakang tetap maksimal.

Sementara itu, sistem pengereman juga didukung oleh piringan cakram tunggal di bagian depan dengan kaliper Brembo empat piston yang menjamin daya henti presisi sebelum memasuki apex tikungan.

Unit yang dilelang ini mempertahankan kondisi yang sangat autentik, mencakup skema warna dan stiker sponsor asli yang menghiasi bodi aerodinamisnya yang ramping yang menceritakan kisah tentang persaingan ketat di lintasan balap pertengahan era 90-an.

Keberadaan motor ini di pasar lelang memberikan kesempatan langka bagi para kolektor untuk memiliki potongan sejarah yang sangat spesifik dari tahun pertama Rossi berkompetisi secara penuh di tingkat dunia.

Berdasarkan informasi yang tersedia di laman resmi RM Sotheby’s, salah satu motor balap pertama Valentino Rossi ini dilelang dengan estimasi harga antara 100.000 hingga 150.000 Euro atau sekitar Rp 1,73 miliar hingga Rp 2,60 miliar.

Aprilia RS125R 1996 bukan hanya sekedar kendaraan balap, melainkan simbol transisi teknologi balap dua tak menuju puncak performa sebelum akhirnya industri beralih ke era empat tak, bahkan ke era yang lebih berkelanjutan.

Bagi mereka yang mengerti nilai sejarah, motor ini adalah investasi yang tidak ternilai harganya, menghubungkan masa kini dengan momen bersejarah 7 April di Sentul yang akan selalu dikenang sebagai fajar dari kejayaan seorang Valentino Rossi.

Tag

Terpopuler

Terkini