mobilinanews (Spanyol) - Marc Marquez memang istimewa. Sudah unggul jauh, 120 angka di klasemen kejuaraan dunia tapi ia tak ingin berleha-leha. Libur kompetisi justru ia manfaatkan main motokros, agar tetap sangar saat balik ke lintasan MotoGP.
Banyak pembalap MotoGP yang gunakan aktivitas motokros dan supermoto sebagai ajang latihan. Marquez mengambil dua-duanya. Selain melatih fisik, kegiatan itu juga melatih mental, refleks, insting dan perhitungan cepat untuk mengantisipasi resiko.
Ketika pemilik gelar 2022 dan 2023 Francesco Bagnaia berlibur dengan istri yang baru beberapa bulan dinikahinya dan juara dunia 2024 Jorge Martin asyik dengan pacarnya, Marquez justru pergi ke perbukitan. Gaspol di atas motor Ducati Desmo 450MX, motor trail andalan pabrikan Italia itu di kancah motokros dan offroad.
Marquez tak sekadar mengendara, tapi benar-benar ngegas bagai seorang kroser atau offroader. Ia tampak sudah akrab dengan motor itu. Ia beraksi sliding dan jumping tak kalah apik dengan kroser. Ini satu lagi bukti betapa cepat Marquez beradaptasi dengan karakter sebuah motor.
Pemegang 6 gelar juara MotoGP itu lantas mengunduh rekaman video kegiatannya, saat ngepot dan lompat-lompatan di trek motokros, di akun media sosialnya.
"Beginilah rasanya libur musim panas," tulis Marquez singkat, tentu saja tak bermaksud menyindir pembalap lain yang betul-betul libur saat libur kompetisi.
Aktivitas ini seperti tradisinya dimanfaatkan Marquez agar tetap fit dan siap mental saat kembali ke lintasan balap.
Seri balap MotoGP akan kembali di GP Austria 15-17 Agustus 2025. Seperti ia tegaskan sebelumnya, ia tak ingin bersantai meski dalam status liburan. Tujuan utamanya adalah meraih gelar kelas primer tahun ini, sekaligus menyamai rekor fenomenal Valentino Rossi.
Dan, bisa dipastikan serangan Marquez di lintasan tak bakal redup hanya karena susah unggul 120 poin dengan sang adik Alex Marquez dan 168 poin atas Bagnaia. Ia justru bakal semakin ganas, untuk memastikan gelar diraih jauh sebelum kompetisi berakhir pada akhir musim ini.
Sisa seri balap tahun ini masih ada 10 putaran. Sangat mungkin terjadi Marquez tak harus menunggu 10 balapan itu untuk mengunci gelarnya. Tak lain karena ia memang tengah ganas di atas Ducati Desmosedici GP25.
Dari 12 putaran paroh pertama, Marquez sudah memenangkan sesi sprint race sebanyak 11 kali. Juga memenangkan 8 dari 12 main race, 5 diantaranya beruntun dan menjadi rekor tersendiri di Ducati. Casey Stoner maupun Bagnaia tak pernah meraih lima kemenangan beruntun saat meraih gelar mereka.
Ya, Marquez memang istimewa! Bukan hanya prestasinya, tapi juga proses dan perjuangan yang ia jalani untuk mencetak prestasi itu. (r)