motorinanews (Sentul) - Tahun ini, menjadi catatan sejarah baru dalam dunia motorsport tanah air. Untuk pertama kalinya cabang Supermoto mendapatkan status kejurnas dan telah menyelesaikan seri pertama pada Minggu (23/7) kemarin di Sentul Karting Circuit.
Secara umum, cabang Supermoto menggunakan dua lintasan berbeda yaitu tanah dan aspal. Selain itu teknik yang digunakan juga gabungan dari road race dan grasstrac ataupun motocross.
Karena itu, cabang balapan ini sangat ideal untuk dicoba oleh pebalap road race dan crosser. Hal ini juga ditegaskan oleh pihak penyelenggara kejurnas Supermoto.
"Ini tahun pertama, selain penguatan regulasi kita juga lebih fokus untuk meningkatkan kualitas race. Dengan demikian crosser dan pebalap road race bisa gabung disini," ujar Endiyatmo Widagdo, Event Director EW720Sports.
Baca juga: Seri 1 Kejurnas Supermoto Jumlah Peserta Tak Sesuai Target, Ini Penyebabnya
Endi menjelaskan, masih ada beberapa catatan evaluasi untuk putaran perdana ini. Karena itu, pihaknya akan berusaha melakukan sosialisasi dan promosi yang tepat sasaran.
"Balapan ini belum terlalu populer, hal ini yang menjadi salah satu faktor jumlah peserta belum mencapai target. Dengan regulasi yang terus diperkuat ditambah sosialisasi dan promosi event yang tepat, saya yakin balapan Supermoto bakal banyak peminat," tutup Endi. (adri)