Berpacu Dalam Sinergi Ala HM dan WMS Ajak Siswa SMK Binaan Aktif dalam Aktivitas Kecil yang Bermanfaat untuk Masyarakat

Sabtu, 27/09/2025 10:35 WIB
Wilfrid Kolo


Training siswa SMK Negeri 34, Jakarta Pusat untuk aktif memberikan kontribusi bermanfaat bagi masyarakat
Training siswa SMK Negeri 34, Jakarta Pusat untuk aktif memberikan kontribusi bermanfaat bagi masyarakat

mobilinanews (Jakarta) - PT Wahana Makmur Sejati (WMS), bergandengan dengan PT Astra Honda Motor (AHM) menggulirkan program ‘Berpacu Dalam Sinergi’, SMK Negeri 34, Jakarta Pusat, yang merupakan salah satu SMK Binaan WMS.

Giat bertajuk #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis, merupakan sebuah inisiatif untuk berkontribusi dalambidang pendidikan, keselamatan berkendara, lingkungan, dan kewirausahaan, yang berlandaskan semangat ESG (Environmental, Social, and Governance).

Dalam pelaksanaan Berpacu Dalam Sinergi, sebanyak 30 siswa ikut serta dalam SMK mempelajari sekaligus mempraktikkan decluttering sebuah konsep yang mendorong pola hidup lebih sederhana, sehat, dan ramah lingkungan.

Edukasi ini menjadi bagian dari upaya nyata sepeda motor Honda mendukung terciptanya Sustainable Living.

“Melalui Berpacu Dalam Sinergi, kami ingin menegaskan bahwa kontribusi positif dapat dimulai dari kebiasaan sederhana. Dengan menerapkan decluttering, generasi muda bisa mendapatkan manfaat langsung untuk diri sendiri sekaligus memberi dampak besar bagi lingkungan sekitar,” ucap Division Head of Marketing Planning & Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Andra Friandana. 

Spesial dalam Berpacu Dalam Sinergi - Decluttering, menghadirkan Cynthia S Lestari founder Lyfe With Less sebagai narasumber, memberikan edukasi #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis yang dekat dengan keseharian siswa.

Bangun Kebiasaan Positf Siswa

Dengan gaya penyampaian yang interaktif, Cynthia mengajak siswa memahami pentingnya mengatur konsumsi secara bijak sekaligus membangun kebiasaan hidup minimalis.

Dari praktik sederhana ini, mereka belajar bagaimana dapat memberikan ruang lebih lega, mengurangi stres, serta meningkatkan kesadaran untuk mengelola konsumsi dengan lebih cerdas.

#BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis lebih jauh lagi juga memberikan dampak bagi individu dan kontribusinya bagi bumi. Dari sisi individu, gaya hidup minimalis melatih disiplin, meningkatkan fokus, dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih rapi.

Dari sisi lingkungan, membantu mengurangi timbunan sampah rumah tangga serta menekan jejak karbon, sehingga berkontribusi pada keberlanjutan. 

Edukasi ini juga mengaitkan semangat ‘Sinergi Bagi Negeri - GreenMove’. Para siswa diperkenalkan pada aksi ramah lingkungan lain yang bisa dilakukan setiap hari.

Mereka bisa belajar untuk memilah sampah, mendaur ulang barang bekas, membawa tumbler dan totebag, hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Kebiasaan sederhana ini dapat menjadi tren positif yang memberikan dampak besar jika dilakukan bersama-sama.

“Inilah bentuk kontribusi kami dalam mendukung program ESG yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga kehidupan masyarakat yang lebih baik,” tambah Andra Friandana. 

Kegiatan Berpacu Dalam Sinergi di SMK Negeri 34 Jakarta Pusat membuktikan bahwa generasi muda siap menjadi bagian penting dari perubahan.

Melalui edukasi #BijakBerkonsumsi dan #BelajarJadiMinimalis, siswa dapat memahami bahwa gaya hidup berkelanjutan tidak hanya bermanfaat untuk diri mereka, tetapi juga bagi bumi yang akan mereka warisi.

Tag

Terpopuler

Terkini