Ekstrem! Jeje `Tantang Maut` di Gurun Sahara, Matangkan Diri untuk Reli Dakar 2026

Selasa, 21/10/2025 09:08 WIB
bagas


Julian Johan Matangkan Persiapan Menuju Reli Dakar 2026
Julian Johan Matangkan Persiapan Menuju Reli Dakar 2026

Mobilinanews (Maroko) - Pereli kebanggaan Indonesia, Julian “Jeje” Johan, mengambil langkah besar dalam persiapannya menuju laga perdananya pada ajang reli paling brutal di dunia, Rally Dakar 2026.

Ia baru saja merampungkan sesi latihan resmi selama lima hari yang sangat intens di medan legendaris, Gurun Sahara, Maroko, Afrika Utara, pada awal September 2025 bersama tim berpengalaman asal Prancis, Compagnie Saharienne.

Latihan yang dijalani Jeje merupakan simulasi kompetisi utuh untuk menaklukkan gurun pasir Arab Saudi yang akan menjadi arena Rally Dakar. Dimana ia telah menghadapi simulasi tantangan yang krusial.

Ya, sejumlah tantangan krusial langsung dihadapi Jeje, mulai dari adaptasi dengan mobil reli Land Cruiser Seri 100 berformat Left Hand Drive (LHD) hingga membangun komunikasi yang solid dengan navigatornya, Mathieu Monplaisi, yang berkebangsaan Prancis.

“Kita memang dituntut untuk selalu fokus pada saat menyetir, bukan hanya karena balapannya yang menempuh jarak hingga 8.000 km, tetapi hamparan pemandangan pasir halus sangat menguras adrenalin,” ungkap Jeje, Selasa (21/10/2025).

Ia menekankan bahwa karakter pasir halus di Sahara memiliki perbedaan drastis dengan medan offroad manapun yang pernah ia jajal di Indonesia. Pemandangan gurun yang seragam menuntut fokus total agar tidak kehilangan arah dan konsentrasi.

Jeje menjelaskan alasannya memilih Compagnie Saharienne sebagai rekan kolaborasi. Tim asal Prancis tersebut dikenal memiliki rekam jejak yang sangat baik dan mendalam di ajang balap Rally Dakar.

“Tim ini boleh dibilang memiliki pengalaman yang baik untuk Rally Dakar. Faktanya, workshop ini yang juga membangun mobil untuk digunakan oleh panitia Rally Dakar, buat bikin track. Jadi, mereka tahu betul apa yang dibutuhkan, baik secara spesifikasi mobil maupun settingan karakter mobilnya,” terang Jeje.

Menariknya, kehadiran Jeje, putera pereli nasional Ismail Johan, di tim ini sempat mengejutkan Compagnie Saharienne. Mereka tak menyangka ada peserta dari Indonesia, negara yang jarang diprediksi ikut, yang akhirnya memutuskan untuk berkompetisi.

“Mereka kaget dan antusias, dan yang paling penting, saat latihan kemarin ternyata kami memiliki satu visi dan misi: bisa menuntaskan kompetisi hingga garis finish,” pungkas Jeje.

Target realistis dan ambisius pereli ini di Dakar 2026 adalah mencapai garis finish. Mengingat kerasnya medan ekstrim, durasi balap yang sangat panjang, dan tantangan fisik serta mental yang masif.

Menyentuh garis akhir saja sudah merupakan pencapaian luar biasa yang diimpikan oleh mayoritas peserta ajang ini. Keikutsertaan Julian Johan di Rally Dakar 2026 menjadi babak baru yang membawa nama Indonesia ke panggung reli dunia.

Tag

Terpopuler

Terkini