mobilinanews (Jakarta) - Toyota perlahan-laha mulai memasuki elektrifikasi kendaraan niaganya. Hal ini dilakukan untuk Hilux. Sebuah mobil tangguh yang telah bertahan selama beberapa decade.
Melansir Carscoops,Toyota telah meluncurkan Hilux generasi kesembilan versi Eropa dalam bentuk mild-hybrid dan Hilux BEV listrik penuh di Brussels Motor Show minggu ini. Beberapa bulan setelah kedua truk tersebut debut di Asia.
Hilux EV pertama ini, merupakan langkah yang inovatif dari raksasa otomotif asal Jepang, yang ingin menjadi bagian dalam langkah maju untuk menghadirkan mobil tangguh yang bersih dari emisi berbahaya dari knalpot.
Seperti yang kami laporkan tahun lalu, Toyota tidak hanya mengkonfirmasi bahwa mereka sedang mengerjakan Hilux bertenaga hidrogen yang akan hadir kemudian. Tetapi mereka juga sudah mengujinya di tempat terbuka.
Pihak Toyota menyebut ini sebagai strategi, untuk menjawab kebutuhan kendaraan yang tangguh namun efisien. Lebih dari itu, mereka masih bisa mendapatkan truk dengan mesin diesel mild hybrid 2.8 liter 201 hp (204 PS).
Lebih dari itu, beberapa negara Eropa juga masih akan mendapatkan diesel non-hybrid.
Di Inggris dan Eropa, mesin diesel 48 volt diperkirakan akan tetap berkontribusi untuk volume penjualan, bahkan setelah kedatangan EV.
Mesin ini mempertahankan kapasitas muat 1.000 kg (2.205 lbs) dan kapasitas penarik 3.500 kg (7.720 lbs) dari model lama, sekaligus lebih halus dan sedikit lebih bersih dari sebelumnya.
Bertenaga Listrik Namun Tetap Tangguh
Motor depan menghasilkan Hilux EV ini memiliki torsi 151 lb-ft (205 Nm) dan motor belakang 198 lb-ft (268 Nm). Toyota menyebutkan mobilnya punya jarak tempuh WLTP 160 mil (258 km), yang terdengar kurang mengesankan dalam konteks mobil penumpang, tetapi meningkat menjadi 236 mil (380 km) dalam penggunaan perkotaan.
Soal daya muat, kapasitas muat turun menjadi 715 kg (1.580 lbs) dan kapasitas penarik menjadi 1.600 kg (3.530 lbs) pada versi EV, tetapi prinsip dasarnya tetap sama.