WorldSSP 2026 Ceko: Tembus 10 Besar, Aldi Satya Mahendra Incar Podium dari Grid 8!

Sabtu, 16/05/2026 12:02 WIB
bagas


Aldi Satya Mahendra #57 (Foto: Yamaha)
Aldi Satya Mahendra #57 (Foto: Yamaha)

Mobilinanews (Ceko) - Pertarungan sengit tersaji dalam lanjutan FIM World Supersport Championship 2026 (WorldSSP 2026) di sirkuit Autodrom Most, Ceko yang menjadi seri putaran kelima musim ini.

Sesi kualifikasi Tissot Superpole yang berlangsung di bawah kondisi lintasan kering dengan suhu udara 15 derajat Celcius dipenuhi drama pembatalan waktu akibat pelanggaran batas lintasan (track limits) oleh sejumlah pembalap.

Meski diterpa ketatnya pengawasan steward, pembalap asal Turki, Can Oncu, yang membela tim Pata Yamaha Ten Kate Racing sukses merebut pole position setelah mencatatkan waktu tercepat 1 menit 33,802 detik dengan menunggangi Yamaha YZF-R9.

Pembalap Prancis, Lucas Mahias dari tim GMT95 Yamaga, menguntit sangat tipis di posisi kedua dengan selisih hanya 0,050 detik, disusul Valentin Debise dari tim Eastroc ZXMoto Evan Bros Factory di urutan ketiga yang melengkapi baris depan.

Namun, di tengah kepungan para pembalap tangguh Eropa, bendera Merah Putih berkibar megah berkat penampilan impresif dari pembalap muda andalan Indonesia, Aldi Satya Mahendra yang berada di bawah bendera AS Blu Cru Racing Team.

Menunggangi motor Yamaha YZF-R9, Aldi sukses menembus posisi sepuluh besar dengan mengamankan tempat kedelapan (P8) di grid start setalah berhasil menorehkan waktu terbaiknya di angka 1 menit 34,215 detik. 

Catatan waktu tersebut hanya terpaut 0,413 detik dari sang peraih pole position, sebuah jarak yang sangat rapat sekaligus membuktikan bahwa talenta muda Indonesia memiliki kecepatan yang kompetitif untuk bersaing di barisan depan pada balapan utama nanti.

Sesi kualifikasi ini bagi Aldi tidaklah mudah, mengingat ketatnya aturan batas trek yang membuat banyak pembalap kehilangan waktu terbaiknya. Bahkan, Aldi sendiri juga sempat tercatat melakukan pelanggaran track limit yang membuat waktu putarannya dibatalkan.

Tidak hanya itu, Aldi juga sempat mengalami momen menegangkan ketika motornya melebar ke area gravel di tikungan pertama, meskipun ia akhirnya mampu mengendalikan situasi dengan cepat dan kembali bergabung ke dalam lintasan untuk melanjutkan sesi.

Namun, mentalitas baja dan evaluasi yang cepat di dalam sirkuit membuat Aldi mampu bangkit. Berdasarkan data ideal, Aldi Satya Mahendra menunjukkan performa yang sangat luar biasa, terutama di sektor terakhir lintasan.

Ia tercatat menjadi pembalap tercepat di sektor 4 dengan torehan waktu 23,827 detik, mengungguli para pembalap papan atas lainnya termasuk sang pemilik pole position, Can Oncu, yang mencatatkan waktu 23,840 detik di sektor tersebut.

Hasil kualifikasi ini tentu menjadi modal yang sangat berharga bagi Aldi Satya Mahendra untuk menghadapi balapan sesungguhnya. Berada di posisi P8 menempatkannya dalam posisi strategis untuk langsung melakukan serangan sejak lampu start dipadamkan.

Dengan kecepatan yang sangat konsisten dan keunggulan mutlak di sektor terakhir sirkuit, pembalap kebanggaan Indonesia ini memiliki peluang yang sangat terbuka lebar untuk merangsek naik ke zona podium.

Tag

Terpopuler

Terkini