Mobilinanews (Ceko) - Seri kelima kejuaraan dunia World Supersport 2026 (WorldSSP 2026) yang digelar di sirkuit Autodrom Most, Ceko, menghadirkan drama luar biasa bagi pembalap muda andalan Indonesia, Aldi Satya Mahendra.
Menunggangi motor Yamaha YZF-R9 di bawah bendera AS Blu Cru Racing Team, pembalap bernomor start #57 ini harus melewati balapan penuh ujian sepanjang 19 putaran setelah mengalami insiden buruk di fase awal perlombaan.
Meski harus finis di barisan belakang, determinasi dan kecepatan yang ditunjukkan pembalap kelahiran Bantul, Yogyakarta di lintasan kering sepanjang 4.212 meter tersebut tetap mengundang decak kagum.
Memulai balapan dari posisi grid ke-8 berkat catatan waktu kualifikasi yang tajam yakni 1 menit 34,215 detik, Aldi Satya Mahendra sebenarnya berada di posisi yang sangat menguntungkan untuk bertarung di barisan depan.

Sesaat setelah lampu start padam, persaingan langsung memanas. Petaka datang bagi sang pembalap Indonesia pada putaran-putaran awal, ketika motor yang dikendarainya mengalami kecelakaan di tikungan ke-10 dan sempat memicu berkibarnya bendera kuning.
Kendati sempat terjatuh, Aldi menunjukkan mental baja khas petarung dengan langsung bangkit dan kembali masuk ke lintasan. Namun, akibat dampak dari insiden tersebut, ia terpaksa membawa motornya masuk ke dalam pit lane guna melakukan perbaikan.
Setelah menghabiskan waktu yang sangat krusial di area pit, Aldi kembali memacu kendaraan keluar ke lintasan. Situasi ini membuatnya tertinggal sangat jauh dan terlempar ke posisi paling buncit dari seluruh pembalap yang masih aktif bersaing.
Kehilangan banyak waktu di pit tidak membuat motivasi pembalap Indonesia ini surut. Sepanjang sisa balapan, Aldi Satya Mahendra terus membuktikan kapasitas kecepatannya dengan mencetak waktu putaran terbaik pribadi sebesar 1 menit 34,678 detik.
Catatan waktu putaran ini terhitung sangat kompetitif karena hanya berselisih tipis dari pemenang balapan. Kegigihan tersebut membawanya menyelesaikan balapan di posisi ke-31 dengan total 18 putaran atau terpaut 1 lap di belakang sang juara.

Balapan pertama di Autodrom Most ini akhirnya dimenangkan oleh pembalap Prancis, Valentin Debise dari tim Eastroc ZXMoto Evan Bros Factory, dengan catatan waktu total 30 menit 08,886 detik setelah memimpin selama 12 putaran.
Posisi kedua ditempati oleh Can Oncu dari Turki dengan selisih 0,639 detik, disusul oleh rekan setim Aldi, Albert Arenas dari Spanyol, di tempat ketiga dengan jarak 0,877 detik dari sang pemenang.
Meskipun hasil Race 1 menempatkan Aldi Satya Mahendra di posisi ke-31, posisinya di klasemen sementara kejuaraan dunia masih berada di peringkat ke-12 dengan total 41 poin, sementara rekan setimnya Albert Arenas kokoh memimpin klasemen dengan 166 poin.
Pengalaman berharga dari Race 1 Ceko 2026 ini menjadi bukti ketangguhan mental Aldi yang siap ia tebus pada balapan-balapan berikutnya, termasuk pada Race 2 yang akan berlangsung esok hari.