Ratusan Pecinta Ducati Serbu Pulau Bali, Ada Suksesor Francesco Bagnaia di MotoGP?

Sabtu, 16/05/2026 09:38 WIB
bagas


Ducati `We Ride As One` 2026 di Bali (Foto: Ducati Indonesia)
Ducati `We Ride As One` 2026 di Bali (Foto: Ducati Indonesia)

Mobilinanews (Denpasar) - Pabrikan motor sport asal Italia, Ducati, kembali menggelar ajang berkendara tahunan "We Ride As One". Gelaran edisi keempat di Indonesia ini mengusung tema liburan santai dengan memilih Pulau Bali sebagai pusat kegiatan.

Diselenggarakan pada Sabtu, 9 Mei 2026,kemarin, acara global yang diadakan serentak berdasarkan zona waktu masing-masing negara tersebut menjadi momentum penting karena bertepatan dengan perayaan satu abad atau Centenario Ducati.

Rangkaian acara telah dimulai sejak Jumat, 8 Mei 2026, saat para pecinta Ducati (Ducatisti) dari berbagai daerah tiba di Bali. Setibanya disana, para peserta difasilitasi dengan layanan antar-jemput menuju Hotel Renaissance Nusa Dua yang berlokasi di kawasan ITDC.

Panitia memberikan fasilitas akomodasi dan pengiriman motor (towing) gratis khusus bagi 100 konsumen pertama PT Legenda Motor Indonesia (LMI) yang mendaftar, sementara peserta lainnya mengikuti acara melalui skema registrasi berbayar.

Bukan tanpa alasan, pembatasan kuota dan penyederhanaan format acara ini sengaja dilakukan sebagai bentuk penyesuaian di tengah situasi krisis ekonomi global serta konflik internasional yang sedang terjadi.

Agenda utama pada 9 Mei 2026 dimulai dengan sambutan oleh CEO Ducati Indonesia, Jimmy Budhijanto serta Aftersales Director Ducati Indonesia, Dito Mulyawadi untuk memimpin pengarahan teknis (briefing) terkait rute dan prosedur keselamatan berkendara.

Hal yang menarik adalah dimana saat prosesi pelepasan kendaraan (flag-off) dipimpin langsung oleh Jimmy Budhijanto didampingi oleh tamu spesial, Paolo Ciabatti, yang menjabat sebagai General Manager Ducati Corse Off-Road.

Ciabatti sendiri merupakan sosok penting di balik kesuksesan Francesco Bagnaia dan raihan gelar Juara Dunia kategori Tim serta Konstruktor untuk Ducati Lenovo Team di ajang MotoGP. Kehadirannya di Bali memberikan apresiasi tersendiri bagi komunitas lokal.

Sebanyak 110 unit motor Ducati yang terdaftar dalam acara ini bergerak memadati jalanan Bali. Konvoi tersebut mencakup sembilan lini model Ducati, yaitu Superbike, Multistrada, DesertX, Hypermotard, Streetfighter, Diavel, Monster, Sport Classic, dan Scrambler.

Rute perjalanan mengambil titik start dari kawasan ITDC Nusa Dua dan berakhir di Peninsula Island. Di titik akhir tersebut, seluruh motor diparkir secara presisi membentuk formasi angka "100" sebagai simbol peringatan satu abad sejarah Ducati di dunia otomotif.

Selain sebagai wadah berkumpulnya komunitas, pemilihan Bali sebagai lokasi kegiatan bertujuan untuk memulihkan dan mempromosikan kembali citra pariwisata Indonesia di kancah internasional.

Pihak manajemen menegaskan bahwa acara ini menjadi sarana pembuktian bahwa Bali tetap aman dan layak dikunjungi setelah sempat diterpa isu negatif terkait kendala infrastruktur dan musibah banjir pada awal tahun 2026.

“Selain menjadi ajang kebersamaan para Ducatisti, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung peningkatan citra pariwisata Bali di mata internasional,” ucap Jimmy Budhijanto kepada Mobilinanews, Sabtu (16/5/2026).

“Melalui rangkaian acara berskala global yang berlangsung tertib dan meriah, Ducati Indonesia ingin menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi destinasi wisata unggulan dengan daya tarik budaya, panorama alam, serta keramahan yang mendunia,” tambahnya.

Seluruh rangkaian kegiatan ditutup pada malam hari dengan acara makan malam barbeque bersama yang diiringi oleh penampilan musik dari DJ Ade Habibie yang turut memecahkan suasana keakraban para pecinta Ducati tersebut.

Tag

Terpopuler

Terkini