motorinanews - Setelah dikenalkan pada ajang balap Isle of Man Tourist Trophy 2016 (IOM TT), helm Arai RX-7V atau RX-7X (untuk pasar Asia) IOM TT 2016 Limited Edition akhirnya singgah di tanah air melalui Cargloss Proriders sebagai satu-satunya distributor resmi helm Arai (8/6).
Helm ini sudah menggunakan teknologi variable axis system (VAS) yakni memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. VAS sendiri merupakan sistem kerja pada mekanis visor yang diciptakan untuk mempermudah pengguna membuka dan memasang kembali visor.
Seperti yang kita ketahui, Arai dan IOM TT telah menjalin kerja sama sejak lama. Sebagai Official Isle Of Man TT Helmet Partner yang diberikan IOM TT, maka hanya Arai sebagai produsen helm yang memperoleh izin untuk menampilkan logo kenamaan berbentuk kaki tiga (Triskelion) yang menjadi ciri khas Pulau Man sekaligus IOM TT.
Untuk helm Arai IOM TT 2016 ini dirancang oleh desainer papan atas asal Italia, Aldo Drudi. Dikabarkan helm ini dibanderol seharga Rp 10,5 juta dengan didominasi oleh warna hitam, putih, serta merah dengan tulisan “TT” besar di bagian sampingnya. Selain itu, helm IOM TT 2016 masih mempertahankan penggunaan kata “Ellan Vannin” dari Bahasa Manx yang telah digunakan oleh Aldo dalam setiap desain helm IOM TT versi sebelumnya.
Terkait peluncuran Helm RX-7X IOM TT 2016 di Indonesia, Direktur Cargloss Proriders, Frans Hengky mengatakan, “Arai kembali dengan produknya yang semakin futuristis dan Cargloss Proriders sebagai distributor resmi helm Arai merasa bangga telah diberi kesempatan untuk mendatangkan helm tipe RX-7X IOM TT 2016 ke Indonesia. Semoga, helm yang kami hadirkan ini nantinya bisa memberikan pengalaman baru sekaligus istimewa bagi para penggunanya.”
“Masuknya RX-7X IOM TT 2016 juga menandakan bahwa Arai memiliki konsumen yang loyal di Tanah Air. Dan hal tersebut juga menjadi bukti bahwa masyarakat Indonesia semakin mengedepankan kualitas serta memperhatikan dengan sungguh tingkat keamanan dan kenyamanan dalam berkendara lewat berbagai produk otomotif yang digunakan oleh mereka,” tambah Frans.