motorinanews - Pesatnya pertumbuhan dan perkembangan sektor transportasi darat khususnya roda dua berakibat meningkatnya penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Dampaknya, gas buang (emisi) yang mengandung polutan juga naik dan mempertinggi kadar pencemaran udara (1/3).
Sejak 1 Agustus 2013 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan bagi para produsen otomotif untuk segera menerapkan emisi Euro 3 pada seluruh produknya. Penerapan Euro 3 tersebut telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 10 Tahun 2012 sebagaimana diubah dengan No 23 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori L3.
Kebijakan itulah yang membuat Yamaha Indonesia memangkas beberapa produknya yang belum sesuai dengan standar Euro 3. Salah satunya adalah Yamaha Byson versi karburator yang telah stop produksi dan diganti dengan teknologi Fuel Injection.
"Bulan Agustus adalah batas akhir penerapan peraturan dari Meteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk emisi gas buang sepeda motor menjadi Euro 3. Dan untuk memenuhi peraturan ini Yamaha Indonesia menerapkan teknologi injeksi untuk Byson," kata Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing saat diwawancarai melalui media sosial.
Berdasarkan hal itulah Yamaha Indonesia membekukan Yamaha Byson karburator yang diperkenalkan sejak tahun 2010 dan diganti dengan Yamaha Byson teknologi Fuel Injection yang meluncur pada bulan Juli 2015. Dengan penerapan sepeda motor standar Euro 3 setidaknya lingkungan kita menjadi terkurang dari polusi kendaraan bermotor.