motorinanews - Fenomena Sudden Death atau kematian mendadak sudah jadi kabar yang mulai biasa kedengaran akhir-akhir ini. Berita yang merebak tidak hanya yang mengalami tanda-tanda terlebih dahulu, juga yang dalam keadaan baik pun bisa mengalaminya.
Bukan hanya dialami makhluk hidup bahkan kendaraan roda dua ikut merasakan fenomena ini. Tanpa pandang bulu, kendaraan yang terbilang masih baru juga ada yang terserang kematian mendadak ini.
Ada dua macam cara Sudden Death (kematian mendadak) pada kendaraan roda 2, berikut ulasannya :
1. Tanpa tanda - tanda Sudden Death
Tanpa Pendahuluan atau mesin motor mati seketika tanpa didahului tanda-tanda kematian. Biasanya disebabkan karena ada gejala kerusakan pada spare part kelistrikan, sehingga tegangan listrik yang secara tiba-tiba hilang kemudian memutuskan kerja mesin yang sedang bekerja seketika itu juga. Atau biasa terjadi pada busi motor yang bermasalah.
2. Adanya tanda Sudden Death
Sudden Death (Kematian mendadak) pada sepeda motor didahului dengan tanda-tanda, biasanya mesin motor mulai ndut-ndutan atau mengalami gejala batuk-batuk lantas sekonyong-konyong mati. Umumnya kejadian ini merupakan gejala kerusakan part asupan bahan bakar. Sebab lainnya dimungkinkan karena gajala kerusakan part listrik yang masih agak berfungsi tapi sudah mesti diganti. Biasanya terjadi pada koil dan Capasitor Discharge Ignition (CDI) motor.
Lebih baiknya cek kendaraan Anda ke bengkel kepercayaan anda agar bisa meminimalisir resiko Sudden Death. (text : Kholis) (foto : google)