motorinanews - Jangan anggap sepele radiator pada kuda besi ente bor. Kalau bagian ini rusak mesin menjadi gerah, lantaran kerja air yang berfungsi menurunkan suhu mesin menjadi tidak maksimal.
Menurut Andre, pemilik bengkel Siliwangi Motor di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Faktor usia motor tidak menentukan penyebab radiator rusak loh, makanya perawatan servis berkala wajib hukumnya, supaya motor selalu berada dalam keadaan fit.
Selain itu pria berkacamata ini juga memberikan tips bagaimana menditeksi radiator bermasalah, hal ini untuk menjaga sirkulasi suhu mesin tetap dalam kondisi terbaik dan mesin menjadi awet.
1. Laukan pemerikasaan air radiator pada tangki air radiator. Kalau permukaan air di tangki air cadangan di bawah garis batas, segera tambahkan. Jika cairan yang terlihat kotor dan keruh sebaiknya sebaiknya langsung kuras.
2. Periksa kipas pendingin dengan cara menempelkan obeng ke cover radiator sebagai penghantar suara ke telinga. Jka diputar terdengar suara berisik sebaiknya kipas diganti baru.
3. Tidak normalnya kerja radiator bisa jadi disebabkan oleh karet penutup radiataor yang sudah getas.
4. Baiknya agar suhu dan kerja mesin tetap terjaga, sebaiknya kuras radiator tiap kelipatan 10 ribu saja. Ini lebih cepat dari masa toleransi pabrikan di 25 ribu km. (teks : tgr) (foto : motomobile)