Trek di Pinggir Pantai Lampuuk Jadi Venue Kejurnas Grasstrack Aceh

Minggu, 05/11/2017 07:48 WIB
redaksi


Kejuaraan Nasional Grasstrack di Region 1 Sumatera berlokasi di Pantai Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar
Kejuaraan Nasional Grasstrack di Region 1 Sumatera berlokasi di Pantai Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar

motorinanews (Aceh) - Putaran pamungkas Kejuaraan Nasional Grasstrack di Region 1 Sumatera berlokasi di Pantai Lampuuk, Lhoknga, Aceh Besar. Objek wisata primadona yang porak poranda akibat tsunami 2004 lalu, kembali bergeliat Sabtu dan Minggu (4-5/11). Sebagian areal dibuat sirkuit permanen berkarakter trek pasir pantai dan tanah.

Itulah sirkuit Kubang GTA yang dirancang Guda Trail Adventure. Lahan milik Rahmat yang semula hutan pepohonan disulap menjadi arena balap garuk tanah. Dengan panjang lintasan 900 meter dan lebar 8 meter, trek dibuat 1,5 meter dari tanah dasar.

Pantai pasir putih dengan pepohonan pinus yang berjarak sekitar 15 km dari Banda Aceh itu pun mendadak ramai. "Pemkab Aceh Besar dibawah pimpinan Bupati Mawardi Ali sangat mendukung terselenggaranya kejuaraan nasional grasstrack," tutur Rudy 'Coy' Saputra, pentolan GTA yang diplot jadi Bendahara Panitia.

Grasstracker dari berbagai daerah berdatangan. Dewa Bu'ek dari Pali, Sumatera Selatan dan M Nando dari Sumatera Utara bakal ditantang pebalap tangguh Aceh. Sebut saja Risqi Osta dari Aceh Barat, Junaidi Z asal Aceh Tengah, Dian Akbar, Mulqi, A Riski, Aldi Rinaldi dan Chairil. Total ada 130 starter.

"Karena putaran kesembilan di Kepri dibatalkan, maka putaran ke-8 di Aceh menjadi seri terakhir," jawab Ardi Yanmarsyah dari Anggota Komisi Grasstrack Region 1 Sumatera yang hadir di sirkuit. Penentuan juara region pun ditentukan usai hajatan di Aceh.

"Sirkuit di Pantai Lampuuk ini lain dari pada yang lain. Dibuat gaya khas pantai," ulas Ardi yang basecamp di Jambi. Pria gesit yang akrab disapa Adi Korok ini pasti telah banyak inspeksi sirkuit di Sumatera. Selain Ardi, di Komisi Grasstrack duduk juga Buyung Gunadarma dari Aceh.

"Dengan trek berpasir dan tanah tanpa bebatuan, cocok untuk speed," tambah Zamaluddin, alias Zaki yang bertindak sebagai Ketua Penyelenggara. Zaki menurunkan tracker andalan Junaidi Z yang tentunya telah mengenal tipikal trek.

Disaksikan Pangdam Iskandar Muda, Kolonel CZI Suprayogi dan Ketua IMI Aceh, Ibnu Rusdi semangat peserta bakal terpacu saat final lomba hari Minggu. Trofi Bupati Aceh Besar menjadi rebutan semua tracker. (BangVe)

Tag

Terpopuler

Terkini