MotoGP 2026: Marc Marquez Menunda Teken Kontrak di Ducati, Isu Kembali ke Honda Mencuat Lagi

Minggu, 22/02/2026 03:17 WIB
Rulin purba


Marc Marquez (Spanyol/Ducati). (Foto: ducati)
Marc Marquez (Spanyol/Ducati). (Foto: ducati)

mobilinanews (Thailand) - Tes pra musim terakhir MotoGP tengah berlangsung di Sirkuit Buriram, Thailand.  Dibandingkan situasi tes di lintasan, bursa pembalap musim 2027 justru menjadi isu paling panas.

Terpanas tentu saja soal Marc Marquez. 

Seperti dikatakan GM Ducati Luigi Dall"Igna tahun lalu, mereka ingin memastikan perpanjangan kontrak Marc Marquez sebelum kompetisi 2026 berlangsung. Beberapa media Italia mengabarkan proposal kontrak itu sudah disiapkan dan dibawa Ducati ke Buriram. Durasi perpanjangan kontrak itu standar, dua tahun untuk musim 2027 dan 2028.

Tapi, juara dunia bertahan itu lebih suka perpanjangan 1 tahun dan opsi perpanjangan 1 tahun lagi. Karena belum ada titik temu, Marquez dikabarkan menunda untuk teken kontrak baru.

"Bagi mereka kontrak dua tahun memang ideal. Tapi, buat saya, sangat bergantung dengan kondisi fisik. Jika kondisi saya bagus tak masalah dengan kontrak dua tahun," kata Marquez seperti dikutip dari media GPone dan The-Race.

Sejak tahun lalu Marquez memang sudah bilang masa depannya pada musim 2027 dan seterusnya sangat bergantung pada kondisi fisiknya. Cidera berkepanjangan selama beberapa tahun ini, katanya,  membuat tubuhnya makin ringkih dan rawan jika cidera kembali. 

"Yang paling menentukan adalah bagaimana tubuh saya. Bukan soal teknis atau ekonomi. Saya sudah beberapa kali katakan, jika kondisi fisik Anda tak baik maka Anda tak bisa ambil keputusan apa pun atau menandatangani kontrak apa pun."

Tahun ini juara dunia MotoGP 7 kali itu masuk usia 33 tahun. Tapi, usia segitu sama sekali tak melemahkan semangat berkompetisinya. 

"Tapi seiring bertambahnya usia, itu justru menjadi lebih sulit mengatasi cidera. Dari segi usia saya merasa masih muda, tapi soal cidera itu adalah soal lain," tandasnya.

Ia layak bicara begitu karena pengalaman dan perjuangannya mengatasi cidera. Saat masih di Honda, ia cidera parah pada GP Spanyol 2020 dan berkepanjanga hingga pertengahan musim 2023.

Ketika kondisi fisiknya membaik tapi saat sama Honda tak kompetitif,  Marquez pun  memutuskan pindah ke tim satelit Gresini Ducati pada 2024 dengan target masuk im pabrikan pada 2025. Semuanya lancar sampai kemudian ia meraih gelar 2025 di GP.Jepang,  jauh sebelum serial kompetisi selesai diperlombakan.

Tak lama setelah memastikan gelar, cedera parah berikutnya dialami Marquez kala ditubruk Marco Bezzecchi (Aprilia) di GP Indonesia. Ia kembali hsrus berjuang panjang untuk pemulihan dan belum 100% fit saat tes Sepang lalu.

"Dari Sepang ke sini (Buriram) ada peningkatan tapi sedikit. Masih ada waktu, mari kita lihat apakah bisa ditingkatkan lagi," imbuh Msrquez yang dalam tes hari pertama Buriram kemarin sempat dua kali celaka di lintasan.

Kembali ke soal kontrak. Keinginan Marquez  untuk model kontrak 1 plus 1 memunculkan dugaan lain. Yakni untuk membuka kemungkinan kembali ke skuad Honda pada 2028 sebagai balas budi karena bagaimana pun Honda yang telah memberikannya  6 gelar juara MotoGP.

Faktor lain adalah gaji di Honda yang jauh lebih besar dibandingkan Ducati. Ini dikaitkan dengan pernyataan langsung Marquez tahun lalu bahwa saat pensiun nanti ia ingin memastikan kesejahteraan finansial bagi anak-anaknya. (r)

 

 

Tag

Terpopuler

Terkini