MotoGP Belanda : Antara Menang Dan Sial Bagi Lorenzo

Selasa, 21/06/2016 16:13 WIB
redaksi


motorinanews - MotoGP Assen, Belanda tahun lalu membuat kekecewaan yang mendalam bagi Marc Marquez setelah dirinya kalah karena bersenggolan dengan Rossi di tikungan
akhir sebelum masuk finish. Selain itu Assen adalah satu-satunya sirkuit yang tak pernah absen menggelar Grand Prix sejak kejuaraan dunia dimulai pada 1949 (21/6).

Dan untuk tahun ini, pagelaran MotoGP Belanda akan menciptakan sejarah baru karena untuk pertama kalinya disana balapan akan digelar hari Minggu. Sebelumnya balapan di Assen selalu digelar hari Sabtu dimana itu adalah yang menjadi keunikan lain sirkuit tersebut.

Jika berbicara sirkuit Assen, Rossi memiliki segudang prestasi di sirkuit yang mempunyai panjang 4.545 km tersebut. Pebalap Italia itu pernah menang tujuh kali di sana di kelas premier, dan juga menandai kemenangan ke-100 sepanjang karirnya pada 2009.

Namun hal itu tidak berlaku bagi Lorenzo. Bagi pebalap asal Spanyol itu, sirkuit Assen adalah campur aduk antara menang dan sial karena ia sering terjatuh. Pada tahun 2011 ia bertabrakan dengan Marco Simoncelli, di 2012 dia ditabrak dari belakang oleh Alvaro Bautista, dan paling sial pada 2013 dia mengalami patah tulang selangka dalam kecelakaan sesi latihan.

Meskipun dia mampu membalap pada hari Sabtu setelah operasi dilakukan, namun penampilannya terus merosot sejak itu dan dikalahkan Marquez dalam perebutan juara dunia. Satu-satunya kemenangan Lorenzo di Assen pada kelas MotoGP diraih musim 2010. Musim lalu dia finis ketiga, namun jauh tertinggal dari Rossi dan Marquez.

Tag

Terpopuler

Terkini